Compact City
Compact city merupakan suatu konsep desain dan perencanaan perkotaan yang terfokus terhadap pembangunan berkepadatan tinggi dengan penggunaan yang beragam dan bercampur jadi satu dalam suatu lahan yang sama untuk mengefisienkan lahannya semaksimal mungkin. Konsep Compact City didasarkan kepada sistem transportasi publik yang efisien dan memiliki wajah perkotaan yang lekat dengan banyaknya jalur pejalan kaki dan sepeda.
Konsep ini mengusahakan agar sedikit mungkin penggunaan kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi dan menghabiskan banyak energi. Selain itu, konsep ini meminimalkan jarak tempuh sehingga ketergantungan akan kendaraan bermotor akan berkurang. Dengan begitu kehidupan yang lebih ramah lingkungan dapat tercapai.
Adapun ciri-ciri dari konsep Compact City adalah sebagai berikut:
- Mix of use yaitu penggunaan lahan dari berbagai aktivitas yang berbeda dalam satu area secara horizontal/vertikal;
- Density yaitu aktivitas dan penggunaan ruang berkonsentrasi di suatu tempat;
- Intensification yaitu pembangunan dikonsentrasikan pada pusat kota yang sudah ada
- Berkurangnya kendaraan bermotor sehingga emisi lebih rendah;
- Konsumsi energi berkurang;
- Layanan transportasi umum yang lebih baik;
- Peningkatan aksesibilitas secara keseluruhan;
- Suplai infrastruktur dan pelayanan publik yang efisien;
- Peremajaan daerah perkotaan yang ada dan vitalitas perkotaan;
- Pelestarian ruang terbuka hijau;
- Lingkungan untuk kegiatan bisnis dan perdaganagn ditingkatkan.
- Bertentangan dengan kecenderungan untuk kehidupan di pinggiran kota;
- Penyebab kemacetan hilangnya ruang kemudahan dan pengurangan privasi;
- Segresi sosial – tingginya biaya akomodasi di pusat kota dan pinggiran kota.
Posting Komentar untuk "Compact City"